
BRAIN kala itu diisi oleh dr. Diana.
Dr. Diana menyampaikan tentang emansipasi yang ternyata berasal dari bahasa latin " emancipatio" yang berarti pembebasan dari tangan kekuasaan. Sehingga yang dimaksud emansipasi disini adalah wanita memperjuangkan agar bisa memilih dan menentukan nasib sendiri dan membuat keputusan sendiri.
Di jazirah arab zaman dahulu sebelum datangnya Islam, perempuan dianggap sebagai strata rendah, sehingga bayi perempuan pada masa jahiliyah dianggap aib bahkan dikubur hidup-hidup oleh orangtuanya. Juga dijadikan budak.
Hingga sampai pada zaman Rasulullah saw, beliau mengangkat derajat perempuan.Diantaranya bahwa di dalam Islam sebaik-sebaik manusia yang mulia disisi Allah adalah dilihat dari derajat ketaqwaannya. Allah SwT berfirman, "Hai manusia! Kami ciptakan kamu dari satu pasang laki-laki dan perempuan, dan Kami jadikan kamu beberapa bangsa dan suku bangsa supaya kamu saling mengenal (bukan supaya saling membenci). Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di dalam pandangan Allah ialah orang yang paling bertakwa. Allah Maha Tahu, Maha Mengenal". (Al-Hujurat : 13)....إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di dalam pandangan Allah ialah orang yang paling bertakwa.....
Kedudukan perempuan dalam Islam juga sangat mulia, sehingga para suamipun diperintahkan berlemah lembut pada istrinya.
Beberapa penafsiran yang salah mengenai emansipasi karena dipengaruhi kepentingan materi, menghilangkan agama dalam kehidupan dan menelantarkan pekerjaan rumahtangga.
Beberapa sosok wanita inspiratif dalam islam : Khodijah ra, Aisyah ra, Fatimah dan lainnya. Khadijah dikenal kemurahan hatinya, kedermawanannya. Aisyah dikenal cerdas dan dalam ilmunya. Fatimah, sangat perhatian kepada orangtuanya yaitu Rasulullah saw.
Comments
Post a Comment