Ghufronaka, Hikmah do'a rasulullah ketika selesai menunaikan hajat ditinjau dari aspek kesehatan



 
Bismillah. 
Bagi kita tenaga kesehatan mungkin ini dianggap hal biasa. Hal yang rutin sehari-hari ditemui. Pasien silih berganti di depan kita.

Nikmat yang terlupakan demikian Rasulullah menyebutkannya untuk nikmat sehat dan waktu luang.
Sehat tersebut merupakan nikmat yang terlihat sederhana. Contohnya, terlihat sederhananya lancar menunaikan hajat. 

Diawali sejak proses menelan makanan. Berapa banyak saraf yang terlibat mulai mengunyah makanan. Saraf kranial yang terlibat saja secara praktis mungkin bisa kita catat setidaknya ada saraf 5,7,9-10,12. Belum yang lainnya. Lidah membantu mengarahkan makanan, otot-otot pengunyah, otot pendorong makanan. Belum lagi otak sebagai pusat pengaturnya sehingga kita menelan dengan mudah. MasyaAllah

Melompat ke bawah....
Ketika akan kita keluarkan makanan-makanan tersebut melalui air kecil dan besar. Betapa banyak saraf, otot, otak, medula spinalis, juga organ-organ yang bekerja dengan indahnya...

Semua nikmat tersebut kadang terlewatkan....
Ghufronaka...
Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu

 





























Comments